9 Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Kuning

kuku kuning

Penyebab Kuku Kuning – Kuku yang berwarna dan berbentuk aneh sanggup menjadi salah satu indikator penyakit serius menyerupai penyakit liver, paru-paru, ginjal, atau kekurangan nutrisi. Meski begitu, kuku yang berwarna kuning sanggup jadi tidak mengatakan duduk kasus organ badan episode dalam.

Kuku yang sehat pada umumnya berwarna merah muda. Perubahan warna dan kondisi kuku jarang menjadi petunjuk pertama dari adanya penyakit serius dalam tubuh. Pada kebanyakan kasus, penderita akan mengatakan tanda-tanda atau tanda-tanda penyakitnya, sebelum perubahan warna pada kuku menjadu terlihat jelas. Simak penyebab dan tanda-tanda kuku kuning berikut ini.

1. Bronkitis kronis

Penyebab dan tanda-tanda kuku kuning memang harus diwaspadai sebagai bentuk pencegahan adanya penyakit kronis lain. Penyebab pertama ialah duduk kasus pada paru-paru, bronkitis kronis ialah keadaan peradangan dan juga iritasi pada paru-paru yang memicu bronkus memroduksi lendir secara berlebihan. Sebagai reaksinya akan mengeluarkan mukosa/lendir tersebut melalui batuk dan perubahan warna kuku menjadi kuning turut timbul.

2. Diabetes

Penyebab kuku kuning yang lainnya ialah lantaran adanya diabetes. Diabetes ialah jenis penyakit kronis yang terjadi lantaran tingginya gula darah. Selain kuku menjadi kuning, diabetes juga disertai keluhan lain seperti, berkurangnya massa otot, pandangan yang kabur, luka yang tidak lekas sembuh, dan lain-lain.

3. Efusi pleura

Efusi pleura ialah kondisi penyakit pada selubung paru yang terdapat penumpukan cairan. Sebenarnya cairan tersebut mempunyai kegunaan sebagai pelumas yang membantu kelancaran pergerakan paru-paru dikala bernapas.Akan tetapi terlalu banyak cairan juga sanggup mengakibatkan gejala-gejala tertentu, salah satunya ialah kuku menjadi kuning.

Efusi pleura juga sanggup terjadi akhir rembesan cairan yang keluar dari pembuluh darah, yang dipicu oleh rendahnya kadar protein dalam darah dan tekanan balik di dalam pembuluh darah. Selain kuku menjadi kuning, tanda-tanda lain yang dialami ialah demam, batuk, sesak napas serta nyeri dada.

4. Rematik/Rheumatoid Arthritis

Rematik ialah penyakit yang mengakibatkan rasa sakit pada otot ataupun persendian, lantaran adanya peradangan dan pembengkakan. Rheumatoid Arthritis ialah salah satu jenis dari rematik, dimana kekebalan badan secara keliru menyerang jaringan-jaringan sendi. Penyakit ini berpotensi untuk menyerang episode sendi manapun.

Rheumatoid arthritis jika tidak segera diatasi akan berkembang dan mengakibatkan kerusakan dan perubahan bentuk permanen pada sendi. Sehingga, pergerakan sendi mulai terbatas dan yang paling ekstrem ialah fungsi sendi sanggup hilang sepenuhnya.

5. Lymphedema

Lymphedema ialah penyebab lain dari berubahnya warna kuku menjadi kuning. Lymphedema ialah kondisi pembengkakan yang terjadi lantaran adanya kendala atau gangguan sistem limfatik. Pembengkakan biasanya terjadi pada salah satu atau kedua lengan dan tungkai. Penyakit ini lazim ditemukan pada perempuan yang menjalani perawatan kanker payudara.

6. Sinusitis kronis

Sinus ialah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi. Sinusitis ialah penyakit yang mengakibatkan peradangan pada dinding sinus. Penyakit ini perlu diwaspadai lantaran sanggup menjangkit semua umur termasuk anak-anak.

Sinusitis sanggup disebabkan oleh virus flu atau pilek yang disebarkan sinus dari kanal pernapasan atas. Faktor pemicu sinusitis pada orang cukup umur selain infeksi virus ialah infeksi jamur, infeksi gigi, serta kebiasaan merokok. Sedangkan pada anak-anak, disebabkan oleh alergi, tertular penyakit dari belum dewasa lain, memakai dot dengan berbaring, dan berada pada lingkungan berasap.

7. Merokok

Kuku kuning juga sanggup disebabkan dari kebiasaan merokok akut. Kandungan pada rokok yang membahayakan kesehatan sanggup merusak kesehatan organ paru-paru. Kebiasaan ini jika berkelanjutan sanggup memicu kanker paru-paru, merusak kesehatan kulit dan kuku.

8. Infeksi jamur

Infeksi jamur juga sanggup menjadi penyebab kuku kuning. Infeksi sanggup terjadi lantaran kebiasaan tidak sehat menyerupai mengenakan sepatu ketat, memakai kaos kaki lembap ataupun tidak menjaga kebersihan kuku. Pada kondisi ekstrem infeksi jamur juga mengakibatkan kerapuhan dan terlepasnya kuku dari jaringan kulit.

9. Sering mengacat kuku

Sering mengecat kuku menjadi penyebab kusus untuk perempuan yang mengalami kuku kuning. Kebiasaan mengecat kuku lazim dilakukan oleh kaum hawa, untuk memperindah warna pada permukaan kuku. Faktanya, terlalu sering memakai cat kuku akan merusak warna natural pada kuku itu sendiri. Penyebabnya terjadi lantaran kandungan pada cat kuku sanggup menghilangkan oksigen yang mempunyai kegunaan untuk mempertahankan warna pada kuku.

Meski terlihat sepele kesehatan kuku wajib anda perhatikan. Adanya perubahan sekecil apapun pada kondisi badan normal sanggup menjadi penanda adanya organ dalam yang mungkin bermasalah. Selain mengetahui penyebab, tanda-tanda kuku kuning juga harus diwaspadai. Gejala ini sering diawali dengan hilangnya warna natural kuku, menebalnya kuku dan pertumbuhan kuku gres yang lambat.

You May Also Like